Inspiratif

Unik! Suchi Saria Mahasiswa yang Mampu Prediksi Penyakit Lewat Algoritma

Primadaily.com, Medan – Seorang mahasiswa bidang informasi kesehatan bernama Suchi Saria di Johns Hopkins University diketahui memiliki cara tersendiri untuk mendeteksi penyakit yang bisa dibilang cukup unik.

Pada tahun lalu, Saria bersama timnya mengembangkan sebuah algoritma yang dapat mendeteksi syok septik (penurunan tekanan darah yang berpotensi mematikan karena adanya bakteri dalam darah) yang muncul secara tiba-tiba akibat infeksi yang dapat menyebabkan kegagalan pada organ.

Seperti diberitakan Popular Science, Rabu (14/9/2016), Saria yang masih berusia 33 tahun itu memang pecinta algoritma. Dia dibesarkan dengan kebiasaan menulis dan debugging kode. Dia bahkan bisa melakukannya di atas kertas saat komputer belum tersedia.

“Saya hanya ingin pekerjaan berguna di kehidupan masyarakat,” kata Saria.

Mendeteksi penyakit memang bukan hal yang mudah, apalagi gejala awal syok septik sulit untuk ditemukan. Jadi tim Saria ini meneliti catatan 16.234 pasien di Boston Beth Israel Deaconess Medical Center dan mengidentifikasi 27 variabel, dari output urine untuk menghitung sel darah putih.

Setelah melakukan pengukuran rutin dan analisis bersama-sama, Saria berhasil menciptakan alat yang secara akurat memprediksi syok septik hingga 85 persen. Idenya adalah alat ini akan mengingatkan dokter yang tidak bisa terus memantau setiap pasien-pasien ketika melewati ambang risiko tertentu. “

Saria juga menciptakan sistem untuk memprediksi bayi prematur yang paling membutuhkan perhatian medis. Sekarang dia mengembangkan sebuah algoritma untuk membantu pasien dengan gangguan autoimun.

Loading...
loading...
Comments
To Top