Peristiwa

Tujuh Ton Pupuk Bersubsidi Telah ‘Disulap’ di Batubara

 

pupuk

Ngetikngetik.com, medan- Gudang pupuk ilegal pengoplos pupuk bersubsidi di Jalan Bandar Tinggi, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut), berhasil digerebek Denintel Kodam I/BB, Jumat (21/8/2015).

Dalam penggerebekan gudang milik A Cun tersebut, petugas mengamankan tujuh orang pelaku, yakni Agus Salim (44) warga Huta IV, Panambean Baru, Bandar Masilam, Simalungun; Rudi Hartono (19) warga Huta III, Lias Baru, Bandar Masilam, Simalungun dan Subuhi (20) warga Huta IV, Panambean Baru, Bandar Masilam, Simalungun.

Lalu, Sujono (42) warga Desa Dolok Manampang, Dusun VII, Desa Sukajadi, Dolok Masihul; Susandi (28) warga Dusun VI, Harapan Jaya, Bangun Sari Talawi, Batubara; Muda warga Huta Turunan Sariung, Desa Bandar Silau, Bandar Masilam, Simalungun dan Firmansyah (21) warga Mendaris, Bandar Masilam, Simalungun.

Selain tersangka petugas juga mengamankan barang bukti yakni, 7 ton pupuk ilegal, 1 unit truk cold diesel BK 8566 XT, 1 unit mobil Suzuki Swift BK 1976 QN, 6 amunisi Air Soft Gun, 1 buah gas Air Soft Gun, 1 senjata Air Soft Gun dan satu buah tas.

“Ketujuh pelaku diamankan saat melakukan bongkar muat di gudang tersebut. Modusnya adalah mengganti karung pupuk bersubsidi jenis ZA menjadi karung pupuk jenis KCL. Mereka juga mencampur pupuk itu dengan pupuk jenis lainnya, lalu pelaku menjual pupuk tersebut dengan harga tinggi kepada konsumen,”terang Kapendam I/BB Kolonel Enoh Solehudin.

Saat ini para pelaku masih menjalani pemeriksaan dan akan dilimpahkan ke polisi. “Pelaku dan barang bukti selanjutnya akan di serahkan ke pihak kepolisian untuk proses hukum selanjutnya,” pungkasnya. (ksm)

Loading...
loading...
To Top