Sains

Tubuh Ikan Ini Kecil, Tapi ia Mampu Angkat beban 150 kali berat tubuhnya loh!

ikan clingfish

Ngetikngetik.com – Ikan clingfish utara ini hanya sebesar jari manusia. Tapi kekuatan ikan bernama Latin Gobiesox maeandricus itu dalam mencengkeram batu besar mencapai 150 kali lipat dari berat tubuhnya.

Ikan ini bagai lengket di batu sehingga mampu bertahan dari terjangan gelombang dan arus laut. Padahal batu tempatnya berpijak juga licin dan berlendir. Karakter clingfish yang ajaib ini menjadi potensi yang menginspirasi peneliti untuk merancang desain alat operasi laparoskopi non invasif.

Peneliti biologi Universitas Washington Amerika Serikat, Adam Summers, mengatakan kemampuan unik clingfish utara untuk bertahan dengan kekuatan besar di tempat basah dan permukaan berlendir membuat mereka sangat menarik untuk inspirasi mendesain alat biomedis.

“Kemampuan untuk menarik jaringan halus tanpa menjepit seperti kemampuan mereka sangat diperlukan dalam operasi laparoskopi,” kata Summers, seperti dimuat situs Universitas Washington, 4 Mei 2015. Laparoskopi adalah operasi bedah hanya dengan membuat sayatan kecil pada perut tanpa harus merusak organ dan jaringan tubuh pasien.

Dalam video laboratorium yang diunggah di dunia maya, tampak batu yang ukurannya lebih besar dari tubuh ikan ikut tertarik ke atas saat ikan diangkat dengan tali. Mereka menguak bagaimana ikan kecil aneh dapat mengerahkan kekuatan pengisap yang besar di daerah basah dan lingkungan berlendir.

Menurut Summers, ikan yang memiliki habitat di teluk Puget Sound, pantai Pasifik Amerika Utara, ini mencengkeram lebih kuat di permukaan kasar daripada halus. Permukaan yang tidak rata memberi kesempatan bagi alat pengisapnya untuk menempel lebih kuat. Alat yang menempel di bagian dada dan sirip perut itu berfungsi untuk mempertahankan diri agar ikan tidak tertarik dan terempas oleh gelombang dan arus laut.

Ikan ini hidup di zona pasang-surut laut dan karena itu memiliki mekanisme biomekanis agar tidak hanyut bersama gelombang dan arus laut. Mekanisme unik bisa terjadi, menurut anggota tim peneliti Petra Ditsche, karena clingfish memiliki piringan atau cakram pada perut mereka. Ukurannya sekitar 25 persen dari bagian bawah tubuh ikan.

Inilah kunci mereka untuk dapat bertahan dengan kegigihan tersebut. Tepi piringan ditutupi lapisan berukuran mikro, strukturnya mirip rambut berwarna putih. Efek berlapis ini memungkinkan ikan untuk menempel pada permukaan yang memiliki tingkat kekasaran yang berbeda. “Seluruh piringan elastis dan memungkinkan untuk beradaptasi dengan tingkat tertentu di permukaan kasar,” ujar Petra Ditsche, kolega Summers di Friday Harbor Laboratories Universitas Washington di Kepulauan San Juan.

Menggunakan rambut halus mirip dengan yang ada di kaki tokek, clingfish dapat kuat mencengkeram permukaan kasar. Ada sekitar 110 spesies yang dikenal dalam keluarga clingfish ditemukan di seluruh dunia.

Loading...
loading...
To Top