Peristiwa

Ternyata Beking William Si Penampar Brigadir Fandi, Jenderal Bintang Tiga,

 

Ngetikngetik.com – Ternyata beking William, pria Tionghoa penampar Brigadir Fandi, adalah seorang jenderal bintang tiga yang bertugas di Mabes Polri.

Makanya pemilik toko genset di Jalan Surabaya, Kecamatan Medan Kota itu sangat arogan dan berani menampar Brigadir Fandi yang sedang bertugas mengatur lalulintas.

Sumber medansatu.com di Mabes Polri, Minggu (20/9/2015) menyebutkan, beking William adalah jenderal bintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen) yang saat ini menduduki jabatan penting.

“Namanya gak usah disebutlah, gak enak nanti. Tapi yang penting William sudah diperintahkannya untuk menyerahkan diri,”kata sumber itu.

Karena punya beking jenderal bintang tiga membuat Polresta Medan sungkan menangkap William. Padahal sejak dilaporkan Brigadir Fandi, Senin sore (14/9/2015), tak lama setelah penamparan terjadi, William tetap berada di rumahnya. William sendiri menyerahkan diri Kamis petang (17/9/2015).

Namun petugas Satreskrim Polresta Medan tak melakukan penangkapan. Pasalnya sangat dilematis, ditangkap salah, tak ditangkap pun salah. “Kita sangat memahami dilematis kawan-kawan di Polresta Medan. Tapi untunglah setelah kasus ini diberitakan media, Pak Komjen itu memerintahkan William untuk menyerahkan diri,” tambah sumber itu.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti marah besar saat mengetahui Brigadir Fandi ditampar William (sebelumnya disebut Liam, Red), pria Tionghoa pemilik toko genset di Jalan Surabaya, Kecamatan Medan Kota.

Kepada medansatu.com melalui sambungan telepon, Sabtu malam (19/9/2015), Badrodin mengaku telah memerintahkan Kapolda Sumut, Irjen Ngadino untuk mengawal pengusutan kasus itu hingga ke pengadilan.

“Saya telah perintahkan Kapolda Sumut untuk mengusut dan memproses kasus itu hingga ke pengadilan,” tegas Badrodin mengakhiri. (ksm)

Loading...
loading...
To Top