Peristiwa

Terdakwa Narkoba Asal Lithuania Lagi-lagi Lolos dari Hukuman Mati

Ngetikngetik.com –   Verikas Mindaugas (28) Warga Negara Republic of Lithuania, kembali lolos dari hukuman mati. Terdakwa penyelundupan sabu-sabu seberat 3,2 kg ini divonis penjara seumur hidup oleh Pengadilan Tinggi (PT) Medan ditingkat banding.

“Menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Medan. Menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada terdakwa Verikas Mindaugas,”kata Bantu Ginting, Ketua Majelis Hakim, dalam putusannya sebagaimana dikutip dari laman www.pt-medan.go.id, Jumat (18/9/2015).

Dalam amar putusan yang dibacakan hakim, dijelaskan Verikas terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 113 ayat (1) dan (2) Undang-undang No 35/2009 tentang narkotika.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dwi Meili Nova mengaku belum mengetahui putusan hakim tinggi tersebut. Pihaknya pun belum ada menerima salinan putusan Verikas tersebut dari PT Medan. “Belum, belum tahu apa isi putusannya itu,”kata JPU Nova ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (18/9/2015).

Vonis yang dijatuhkan oleh PT Medan ini sama dengan putusan pengadilan tingkat pertama. Dimana pada Kamis (9/7/2015) lalu, majelis hakim Pengadilan Negeri Medan yang diketuai oleh Indra Cahya memvonis Verikas hukuman penjara seumur hidup.

Hukuman ini sendiri diketahui lebih ringan dari tuntutan JPU Dwi Meili Nova. Dimana sebelumnya, JPU dari Kejati Sumut ini menuntut terdakwa Verikas dengan hukuman mati.

Sekadar diketahui, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Medan menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu-sabu seberat 3,29 kilogram (Kg) di Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Minggu (14/12/2014) lalu.

Saat itu, petugas turut juga mengamankan Verikas Mindaugas, 28, Warga Negara Republic of Lithuania. Penangkapan terhadap WN Lithuania itu dilakukan saat Verikas baru saja tiba di KNIA dari Kuala Lumpur, Malaysia, dengan menumpang pesawat Air Asia dengan flight AK 392.

Begitu tiba di KNIA, petugas Customs Narcotic Team (CNT) kita curiga terhadap penumpang yang baru turun ini. Kemudian tim CNT melakukan pemeriksaan terhadap penumpang ini yang tengah membawa satu buah koper berwarna hitam dan satu buah tas pakaian berwarna hitam-merah.

Setelah diperiksa petugas, ditemukan di dalam koper itu tiga buah tas sandang wanita, berwarna silver, merah dan biru.
Ternyata di dinding tas sandang berwarna biru tersebut, ditemukan 449 gram sabu-sabu. Kemudian pada tas berwarna silver, ditemukan 406 gram sabu-sabu dan di dalam tas berwarna merah itu, ditemukan 415 gram sabu sabu.

Bukan hanya itu, pada dinding koper tersebut, petugas juga menemukan 2.020 gram sabu-sabu. Jika ditotalkan menjadi 3,29 kg semuanya. Setelah diuji di laboratorium, semua barang berbentuk kristal itu positif mengandung methamphetamine atau narkotika golongan I. (ksm)

Loading...
loading...
To Top