Hiburan

Socotra, Pulau Aneh yang Diklaim Tempat Persembunyian Dajjal

Ngetikngetik.com – Pulau eksotis Socotra tak sering dikunjungi pelancong. Pulau yang terletak di tenggara Yaman dan ujung timur Somalia ini katanya selalu terlewat oleh mata. Bahkan, dipercaya pulau ini tempat persembunyian Dajjal.

Socotra sering disebut pulau bersembunyi Dajjal. Media-media barat menyebutnya sebagai “pulau alien di Bumi.” Pendapat ini tidaklah mengherankan. Pulau ini menjadi habitat bagi hewan-hewan eksotis dan tumbuhan yang tak lazim ditemui di tempat lain.

Dikutip dari Livescience, Sabtu (3/9/2016), pulau satu ini sangat jarang disinggahi pelancong. Apa yang ada di dalamnya seolah tak pernah terusik. Alasan utama kenapa Socotra jarang disinggahi adalah karena letaknya yang agak aneh.

Jika dilihat di peta, Socotra terletak di Timur Afrika (Somalia) sejauh 240 kilometer. Sedangkan jika dilihat dari Yaman, posisi Socotra ada di selatan sejauh 380 kilometer.

Dilihat dari letaknya, Socotra tak benar-benar sulit dilihat. Pesawat dan kapal laut jelas masih bisa menangkaunya. Tapi anehnya, pulau ini selalu terlewat.

Alasan lain kenapa Socotra jarang dijamah adalah rumor persembunyian Dajjal. Socotra identik dengan persembunyian Dajjal sebagaimana disebutkan Nabi Muhammad yang diriwayatkan dalam sebuah hadist.

Pulau Socotra punya segala macam keanehan. Sederet tumbuhan dan hewan dengan bentuk tak lazim seolah berkumpul di tempat ini. Menurut data setidaknya ada 900-an jenis makhluk endemik yang hanya bisa ditemui di sini. Beberapa masih belum ditemukan, tapi yang lainnya sudah berhasil digali dan bikin dunia menganga.

Salah satunya, sebuah pohon bernama darah naga. Bentuknya sangat aneh seperti payung terbalik dan ketika dikupas kulitnya pohon ini akan mengeluarkan getah seperti darah.

Tak hanya tumbuhan, berbagai macam hewan aneh yang tak bisa ditemukan di daerah mana pun di dunia. Misalnya elang gurun dengan perawakan langka hingga laba-laba aneh berwarna biru.

UNESCO sudah lama menganugerahi pulau unik ini sebagai salah satu warisan dunia.

Belum habis sampai di situ, ketidak laziman Socotra juga bisa dilihat dari peradaban manusia yang tinggal di dalamnya. Pulau ini boleh jadi terisolasi. Oleh karenanya, penduduk di dalamnya punya kebiasaan yang jauh tertinggal.

Peradaban Terisolasi

Socotra seolah tak tersentuh peradaban modern. Menurut seorang pembuat film dokumenter bernama Charler Cardelus yang pernah mengangkat warga Socotra sebagai film, penduduk di sini seolah terperangkap waktu.

Adat istiadatnya masih sama seperti ribuan tahun lalu. Bahkan termasuk perdagangan, mereka masih memakai sistem barter.

Tapi, sepertinya pemandangan penduduk yang tak tersentuh ini bakal berubah perlahan. Ya, pengaruh barat ternyata sedikit demi sedikit mulai mengenyahkan identitas orang Socotra.

Loading...
loading...
Comments
To Top