Bola

Popnas XIII/2015 Sumut Berhasil Penuhi Target

Ngetikngetik.com –  Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII/2015 Jawa Barat telah berakhir, Jumat (18/9). Kontingen Sumatera Utara memenuhi targetnya menempati posisi 10 dengan total 26 medali. Total 26 medali tersebut, dengan rincian, 6 emas, 9 perak dan 11 perunggu. Jumlah ini lebih baik dari Popnas XII/2013 Jakarta, dimana perbendahaaran Sumut 25 medali, yakni, 6 emas, 8 perak, 11 perunggu. Posisi Sumut diperingkat 10 juga lebih sebelumnya, yang menempati rangking 12. Ketua Kontingen Sumut, Drs Darwis Siregar mengatakan, hasil tersebut memenuhi target yang diemban, yakni 10 besar. Pencapaian tersebut juga sedikit lebih baik dari sebelumnya. “Memang kita akui, peningkatannya tidak signifikan. Kontingen sudah berusaha maksimal dan memenuhi target. Saya rasa pencapaian kami tidak begitu buruk,”katanya. Darwis pun meminta maaf kepasa masyarakat Sumut, raihan kontingen yang tak memuaskan. “Kami mohon maaf atas hasil yang kami capai. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Atlet sudah maksimal, inilah yang bisa kami persembahkan,” ujarnya. Pria berkacamata itu menambahkan, kemampuan atlet telah merata sebagian besar kontingen. Hal inilah yang sulit ditebak dari pencapaian cabang olahraga yang Popnas XII/2013 Jakarta. Seperti bola voli putri, sepakbola, angkat besi, mempersembahkan medali emas. Namun, Popnas kali ini gagal mempersembahkan medali. Berbanding terbalik dengan cabor lainnya yang mempersembahkan medali. Seperti, atletik dan renang, meraih medali Popnas tahun ini. “Sedangkan Popnas sebelumnya tidak dapat medali. Jadi memang seluruh cabor sudah merata, dan juga perlawanan kontingen lain,” jelasnya. Darwis yang juga menjabat Kepala Bidang Olahraga Dispora Pemprovsu itu pun berharap, berkaca dari hasil ini, kiranya menjadi evaluasi Dinas Pemuda dan Olahraga Kab/Kota se-Sumut untuk melihat bakat pelajar dalam bidang olahraga untuk selanjutnya dilakukan pembinaan melalui Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Sumut. “Untuk itu adanya dukungan dari Dispora Kab/Kota untuk pro aktif telescotting pelajar yang memiliki bakat dalam olahraga untuk diseleksi dan diusulkan masuk dalam program PPLP. Juga sebaiknya Dispora Kab/Kota membina masing-masing satu cabor, agar fokus. Kalau itu terjadi, saya yakin 16 cabor dapat dikuasai, apabila kita mewujudkan pemetaan,” harapnya. Hal lain juga, kiranya cabor-cabor yang dipertandingkan di Popnas, masuk dalam program pembinaan PPLP. Saat ini, tercatat 11 cabor yang masuk dalam pembinaan PPLP. “Sebaiknya seluruh cabor yang di pertandingkan di Popnas, masuk dalam program PPLP,” tandasnya. Sedangkan Ketua Harian KONI Sumut John Ismadi Lubis mengatakan, para atlet yang masih pelajar, memiliki jalan panjang untuk meraih prestasi dalam bidang olahraga. Apa pun hasil yang dicapai, tentunya menjadi tolok ukur atlet untuk lebih baik lagi. “Jalan mereka masih panjang. Berhasil atau tidaknya, saya harap seluruh atlet, pelatih dan pengurus, mari sama-sama kita evaluasi dan persiapkan mereka untuk lebih baik lagi,” katanya. John menegaskan, hal yang sangat penting diingat adalah, atlet pelajar ini adalah regenerasi atlet masa depan Sumut. Popnas inilah diharapkan menjadi titik awal bagi mereka mengalami fase pendewasaan. “Mereka inilah yang nantinya masa depan Sumut. Jadi, Popnas ini menjadi start awal atlet ini untuk menatap kedepan dan persiapkan diri yang lebih baik lagi. Karena tantangan dan beban akan semakin besar yang akan dipundak mereka,” pungkasnya. (ksm) Klasemen akhir Popnas XIII/2015 Rank Kontingen. Medali Em Prk Pru. Total 1. Jabar 58. 40. 57. 155 2. DKI Jakarta. 57. 40. 38. 135 3. Jatim. 35. 41. 54. 130 4. Jateng. 27. 24. 32. 83 5. Sumbar. 11. 72. 4. 42 6. Kaltim. 9. 10. 14. 33 7. Riau. 8. 16. 15. 39 8. Lampung. 7. 9. 4. 20 9. Bali. 7. 8. 23. 38 10. SUMUT. 6. 9. 11. 26 11. Yogyakarta. 6. 6. 14. 26 12. Banten. 5. 9. 17. 31 13. Sulsel. 5. 9. 12. 26 14. Jambi. 5. 9. 9. 23 15. NTB. 5. 0. 3. 8 16. NTT. 4. 3. 4. 11 17. Maluku. 3. 5. 3. 11 18. Kep Babel. 2. 3. 4. 9 19. Aceh. 2. 2. 3. 7 20. Papua. 2. 2. 3. 7 21. Sulteng. 2. 1. 4. 7 22. Kalteng. 2. 1. 3. 6 23. Kalsel. 1. 3. 4. 8 24. Papua Barat. 1. 3. 0. 4 25. Sulut. 1. 2. 5. 8 26. Sulten. 1. 2. 4. 7 27. Kalbar. 1. 2. 2. 5 28. Malut. 1. 0. 3. 4 29. Sumsel. 0. 6. 12. 18 30. Bengkulu. 0. 1. 4. 5 31. Kalut. 0. 1. 0. 1 32. Gorontalo. 0. 0. 4. 4 33. Kepri. 0. 0. 2. 2 34. Sulut. 0. 0. 2. 2 TOTAL. 274. 274. 393. 941

Loading...
loading...
To Top