Dunia

Korban Perkosaan, Bocah 11 tahun Melahirkan Anak

Ngetikngetik.com – Seorang bocah perempuan berusia 11 tahun yang menjadi korban perkosaan di kota Asuncion, Paraguay, melahirkan bayi pada Kamis pagi (13/8). Bocah perempuan malang ini diduga hamil karena diperkosa oleh ayah tirinya sendiri.

Saat itu anak perempuan itu baru berusia 10 tahun dan tengah hamil 22 minggu. Ibu bocah itu yang berusia 32 tahun langsung ditangkap polisi atas dakwaan kelalaian dan menjadi kaki tangan.

Kepolisian Paraguay langsung menangkap pelakunya Gilberto Benitez Zarate, 42, ayah tiri korban dan langsung dikenakan dakwaan perkosaan dan penyiksaan terhadap anak. Dan ibu korban telah dibebaskan juni lalu dengan jaminan. Kehamilan korban diketahui pada April lalu setelah ibunya membawa putrinya itu ke rumah sakit setelah mengeluh sakit perut.

Awalnya ibunya ingin agar gadis itu menjalani aborsi, sebuah permintaan yang didukung oleh banyak kelompok HAM, salah satunya Amnesty International, dengan alasan akan membahayakan nyawanya.

Namun permintaan ini ditolak pengadilan Paraguay karena dianggap merupakan pelanggaran hukum. Paraguay adalah salah satu negara dengan hukum aborsi paling ketat di dunia. Aborsi di negara ini hanya bisa dilakukan jika kehamilan berbahaya dan mengancam nyawa ibu.

Diperkirakan ada 70.000 remaja meninggal dunia setiap tahunnya karena komplikasi kehamilan atau saat kelahiran.

Loading...
loading...
To Top