Indonesia

Kejari Medan Paling Banyak Menangani Kasus Narkotika di Tahun 2015

Ngetikngetik.com, Medan – Selama tahun 2015, kasus penyalahgunaan narkotika merupakan kasus terbanyak yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan.

Hal ini disebutkan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Medan, Taufik. Menurutnya, ada 488 kasus penyalahgunaan narkotika yang ditangani Kejari Medan selama 2015.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Medan Taufik mengatakan, kasus narkotika menempati urutan pertama kasus terbanyak dengan persentase 40,10 persen.

“Ini rekapitulasi klasifikasi penanganan perkara selama tahun 2015 di Kejari Medan. Nomor satu penanganan kasus terbesar yakni narkotika,” kata Taufik. Selasa (22/12/2015)

Ia menambahkan, tingginya angka tersebut menunjukan Kota Medan merupakan lahan pemasaran yang empuk bagi jaringan narkotika. Baik, jaringan lokal, nasional maupun internasional. Jumlah barang bukti yang dihimpun Kejari Medan cukup banyak dan para terdakwa sudah diproses di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Setelah penyalahgunaan narkotika, pada urutan kedua, Kejari Medan banyak menangani kasus pencurian, pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) dengan jumlah 309 kasus.

“Sedangkan untuk curi, curas dan curat persentasenya 25,39 persen,” sebut Taufik.

Kemudian, urutan ketiga penanganan adalah kasus judi sebanyak 55 kasus atau 4,52 persen. Sedangkan, kasus anak sebanyak 33 kasus atau 2,71 persen.

Selanjutnya, kekerasan dalam rumah tangan (KDRT) sebanyak 26 kasus atau 2,41 persen dan kasus asusila sebayak 8 kasus atau 0,66 persen. Sedangkan, kasus yang lain 298 kasus atau 24,49 persen.

“Untuk keseluruhan kasus yang kita tangani sejak Januari hingga Desember 2015 berjumlah 1.217 kasus,” katanya.

Loading...
loading...
Comments
To Top