Properti

Kamu Tau Jalan Terlebar Didunia Ada Dimana? Ternyata di Argentina!

Ngetikngetik.com – Selama berada di Buenos Aires, Argentina, traveler akan disuguhkan berbagai destinasi menarik. Mulai dari makam Ibu Negara Argentina, Evita Peron, sampai melintasi jalan raya terlebar sedunia, Avenida de 9 Julio selebar 140 meter. Buenos Aires merupakan kota terbesar di belahan selatan Amerika.

Kisah ini menceritakan beberapa tempat yang menarik seperti pemakaman Cementario de Recoleta, Avenida de 9 Julio, dan juga tentang tarian nasional Argentina, Tango. Buenos Aires merupakan salah satu kota terbesar di belahan selatan benua Amerika. Mungkin traveler lebih mengenalnya dengan sebutan Amerika Latin.

Di Amerika Latin hanya Kota Sao Paolo di Brazil yang lebih besar, dan banyak penduduknya dibandingkan dengan kota yang terletak di tepian Rio del Plata ini. Ibukota Argentina ini juga tak pernah berhenti memukau para pengunjung karena tata kotanya yang cantik. Konon, kota ini pernah mendapat julukan sebagai Paris of the South. Kunjungan singkat saya di pertengahan tahun 2012 lalu, meningalkan kesan yang mendalam.

Apalagi, di kota ini pula saya bisa mempraktikan bahasa Spanyol yang pernah saya pelajari sejak lama. Karena itu, walau sudah kembali ke Tanah Air, kenangan manis di Buenos Aires tetap tinggal di dalam sanubari dan tak mudah dilupakan. Banyak tempat menarik yang harus dikunjungi saat berlibur di ibukota yang terkenal dengan tarian tango-nya ini. Salah satunya adalah pemakaman yang disebut Cementario de Recoleta.

Di tempat ini, saya sempat bertemu dengan satu makam wanita yang paling terkenal di Argentina. Kalau boleh mengingat, pada tahun 1970-an atau 1980-an lagu ‘Don’t Cry for me Argentina’ santer terdengar. Sesungguhnya, lagu itu menceritakan kisah Evita Peron.

Seorang wanita dari rakyat biasa yang akhirnya bisa menjadi wanita nomor satu, dan istri dari Presiden Argentina, Juan Peron yang menikahinya pada tahun 1945. Namun perubahan dan intrik politik di negara asal Messi dan Maradona ini, membuatnya harus terus menderita. Akhirnya, wanita cantik ini meninggal dalam usia muda pada tahun 1952. Bahkan jasadnya sempat diawetkan sampai kemudian dimakamkan dengan tenang di Cementario de Recoleta, pemakanan paling terkenal di Buenos Aires.

Pages: 1 2

Loading...
loading...
To Top