Dunia

Inilah 6 Perayaan Tahun Baru Imlek Paling Unik!

Ngetikngetik.com – Perayaan Tahun Baru Imlek memang telah menjadi tradisi paling penting bagi masyarakat Tionghoa. Konon, perayaan tradisi Cina ini telah ada sejak 4000 tahun lalu, meskipun di Indonesia perayaan Imlek baru dijadikan sebagai hari libur fakultatif (berlaku bagi mereka yang merayakannya) di tahun 2003 silam berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) nomer 6/2000 di era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Selama masa tersebut,tradisi perayaan Tahun Baru Cina setiap tahunnya semakin berkembang, hingga terbentuklah beberapa tradisi khas yang akhirnya menjadi tradisi turun temurun dan dijalani oleh mereka yang merayakannya.
Tak hanya masyarakat Tionghoa saja yang ikut hanyut terbawa suasana suka cita saat Imlek.

Masyarakat lain pun bisa menikmati suasana yang kental terasa karena disertai oleh tradisi-tradisi unik yang membalut perayaan Imlek disetiap tahunnya. Nah, kira-kira tradisi apa saja yang bisa Anda jumpai saat Imlek berlangsung? Yuk, cari tahu lebih lanjut.

1. Barongsai

Pertunjukan barongsai saat menjelang imlek biasanya akan dijumpai di area publik seperti pusat perbelanjaan hingga rekreasi wisata, sehingga menyedot perhatian pengunjung untuk menyaksikannya. Barongsai sendiri merupakan tarian tradisional khas Cina yang berasal dari dinasti Chin. Tarian tradisional ini melambangkan kebahagian dan kesenangan.

Tarian ini menggunakan kostum yang menyerupai bentuk kepala singa, yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan menampilkan atraksi-atraksi memukau hingga mengundang decak kagum oleh para penonton.

2. Tradisi bagi-bagi angpao

Sama halnya seperti tradisi lebaran umat muslim di Indonesia, saat Imlek pun ada tradisi membagi-bagikan angpao. Momen ini biasanya yang paling ditunggu-tunggu dan merupakan benda penting yang wajib ada saat Imlek. Bagi masyarakat Tionghoa yang sudah berkeluarga, tradisi angpao merupakan bagi-bagi rezeki untuk anak-anak maupun orang tuanya.

Namun, saat pemberian angpao ada yang perlu diperhatikan. Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, uang didalam angpao tidak boleh diisi oleh angka yang ada angka 4 karena dianggap membawa kesialan. Hal ini diperkuat dalam bahasa Cina, empat terdengar seperti kata ‘mati’. Tak hanya itu saja, jumlah uang yang diberikanpun tak boleh ganjil,karena berhubungan dengan pemakaman.

Baca Selanjutnya

Pages: 1 2

Loading...
loading...
Comments
To Top