Peristiwa

Erry Nuradi Janji Prioritaskan Dana Olahraga Sumut di P-APBD 2015

 

Ngetikngetik.com – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara, HT Erry Nuradi berjanji akan memprioritaskan anggaran olahraga pada P-APBD Sumut 2015. Dia tidak ingin atlet Sumut gagal mengikuti Pra PON dan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera, November mendatang.

Janji Plt Gubsu itu diucapkannya pada acara Diskusi Olahraga “Satu Hati Sumut Paten” yang digagas SIWO PWI Sumut di Hotel Dharma Deli, Sabtu (19/9/2015) kemarin. Saat ini, dia mengaku masih mempelajari dulu draf Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), P-APBD 2015 dan belum diserahkan ke DPRD Sumut.

“Saya masih mempelajari KUA PPAS. Dalam KUA PPAS itu harus tertera jumlah anggaran pembinaan olahraga sesuai diusulkan. Kalau sudah tercantum, maka saya akan memprioritaskan anggaran itu,” tegas Erry Nuradi.

Erry mengaku sangat menghargai semangat yang tetap berkobar dari kalangan insan olahraga Sumut agar daerah ini tetap masuk dalam peta olahraga nasional. Namun dia mengakui semangat harus dibarengi dengan anggaran, karena atlet dipastikan akan lari ke provinsi lain jika tidak ada jaminan kesejahteraan.

“Saya tegaskan, atlet kita harus tetap mengikuti Pra PON, Porwil Sumatera dan PON 2016 mendatang. Sangat memalukan bila kita sempat absen. Namun saya juga berpesan agar KONI lebih efesien,” sarannya.

Diskusi yang dipimpin Ketua SIWO PWI Sumut, Sahat Hamonangan Panggabean itu cukup mengundang antusias para peserta untuk menyampaikan pendapat. Selain Tengku Erry diskusi juga menampilkan pembicara lainnya, yakni Ketua KONI Sumatera Utara yang juga anggota DPR RI, Gus Irawan Pasaribu.

Sepereti Gus Irawan, ia menceritakan bagaimana kondisi keuangan KONI Sumut dalam beberapa tahun belakangan ini. Menurutnya, anggaran untuk olahraga mulai bermasalah sejak tahun 2012 lalu.

Bukan hanya berkurang, bahkan pada tahun 2014 lalu, anggaran olahraga Sumut sempat tidak ada alias nol. “Anggaran olahraga sangat memprihatinkan, karena setiap tahun mengalami pengurangan. Anehnya, ketika DPRD Sumut telah mengetok atau mengesahkan anggaran yang diajukan, tapi pemerintah masih juga menguranginya,” ungkapnya.

Dua anggota DPRD Sumut yang hadir, yakni Salomo Pardede dan Muchrid Nasution (Komisi C) juga berjanji akan ikut mengawal anggaran olahraga yang bakal diusulkan dalam P-APBD Sumut, disebut-sebut berjumlah Rp8 Miliar.

“Saya ada di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumut dan berjanji akan mengawalnya jika benar anggaran itu ada,” kata Muchrid. Namun dia juga mengaku tidak yakin jika melihat kondisi keuangan Pemprov Sumut yang saat ini cukup memprihatinkan bisa mengakomodir anggaran olahraga hingga Rp8 Miliar dalam P-APBD 2015.

Sementara Salomo Pardede meminta kalangan insan olahraga, khususnya pers ikut mendukung dan mengawal perjuangan mereka di DPRD Sumut dalam memperjuangkan anggaran untuk olahraga. “Tolong bantu kami untuk memperjuangkannya, khususnya insan pers ,” ujar Salomo.

Hadir juga sejumlah pengurus olahraga lainnya sebagai peserta diantaranya, Ketua Pengprov Ikatan Persatuan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Dahliana, Ketua KONI Medan Eddy Sibarani, Ketua PWI Sumut M Syahrir, Ketua PSMS Medan dr Mahyono, perwakilan KONI daerah dan pengprov olahraga. (ksm)

Loading...
loading...
To Top