Travel

Bunyi Lonceng Gereja Tertua GPIB Immanuel Medan Mencapai Radius 3 Kilometer Lebih

Ngetikngetik.com, Medan – Gereja Tua dengan bangunan kolonial Belanda yang masih asli hingga saat ini bernama Gereja Protestan Indonesia di Bagian Barat (GPIB) Immanuel yang berdiri sejak 21 Oktober 1922 ini terlihat begitu indah dengan nuansa putih diseluruh bangunan gedung.

Gereja ini memiliki sebuah menara yang unik dengan empat buah jam besar mengelilingi ujung menara. Gereja GPIB Immanuel ini merupakan salah satu gereja tertua di Kota Medan yang sampai sekarang masih mempertahankan keaslian bangunannya sejak dibangun pada masa kolonial Belanda.

Terdapat sebuah kubah berwarna hitam pada bagian ujung menara. Seorang petugas yang membersihkan gereja bernama Debi, mengatakan bahwa warna kubah tersebut belum pernah diganti sejak gereja ini dibangun sampai sekarang.

Namun, 4 jam besar yang berada di menara tersebut tidak berfungsi lagi kata Debi. Debi kembali menuturkan bahwa jam tersebut sudah dua kali diperbaiki, namun tidak ada yang sanggup untuk memperbaikinya.

Debi menuturkan bahwa di dalam menara terdapat sebuah lonceng besar yang akan dibunyikan saat ada perayaan tertentu seperti menandakan adanya ibadah. Lonceng gereja tersebut memiliki suara yang sangat kuat.

Bahkan suara lonceng tersebut apabila dibunyikan terdengar hingga radius tiga kilometer. Suaranya pun akan lebih kencang apabila lonceng tersebut baru dibersihkan.

“Kalau dibunyikan bisa sampai kantor wali kota terdengar. Untuk pembersihannya, kami biasanya melakukannya setahun sekali karena menuju lonceng gereja jalannya agak curam,” ujarnya saat ditemui di lokasi gereja, Jalan Diponegoro No 25-27 Medan.

Bukan suatu hal yang mudah untuk membunyikan lonceng tersebut. Lonceng tersebut tidak akan berbunyi hanya dengan satu sentakan kuat. Ada tekniknya, terlebih dahulu tali lonceng harus di ayun-ayunkan kemudian setelah tarikan talinya terasa lebih ringan, baru lah lonceng tersebut akan mudah dibunyikan.

Sesaat lonceng tersebut dibunyikan, suaranya akan memantul ke kubah dan kemudian akan kembali memantul dan keluar melalui jendela kecil di sekeliling menara. ini adalah merupakan suatu rahasia mengapa suara lonceng dapat terdengar begitu nyaring dengan radius yang begitu jauh.

“Lonceng ini cukup unik, bukan bandulnya yang bergoyang sehingga mengenai wadah lonceng. melainkan bandul tersebut hanya diam dan wadah lonceng yang bergerak menghantam bandul sehingga menghasilkan suara yang semakin kencang,” ujarnya.

Loading...
loading...
Comments
To Top