Artis

Beberapa Kematian Misterius Artis Dunia Dalam Puncak Karirnya

Ngetikngetik.com, – Dunia hiburan seluruh dunia selalu mengundang rasa ingin tahu yang besar bagi masyarakat tentang berita terbaru dari para publik figur yang berkecimpung didalamnya.

Segala usaha dilakukan agar dapat mencampai puncak, namun kadang nasib berkata lain. Mereka yang tengah menikmati kenikmatan di puncak karir dari dunia gemerlap ini harus mengakhiri karir mereka dengan kematian mendadak yang tergolong tragis dan misterius.

Kali ini akan dirangkum beberapa kasus kematian yang misterius artis dunia dalam puncak karirnya :

Aaliyah Meninggal Misterius Saat Di Puncak Karir

Solois Wanita cantik peraih penghargaan Grammy Award dalam katagory penyanyi R&B wanita ini bernama lengkap Aaliyah Dana Haugton, kelahiran Brooklyn New York pada Januari 1979.

Selain berparas cantik dan pandai bernyanyi ini juga pernah membintangi 2 judul film yaitu “Romeo Must Die” pada tahun 2000 bersama Aktor kenamaan HongKong Jet Li dan “Queen of the Damned” yang dirilis pada tahun 2002.

Namun sayang di tengah karirnya yang tengah berada di puncak perempuan berparas cantik ini harus meninggal dengan cara yang lumayan tragis pada 25 Agustus 2001 saat usianya yang masih tergolong muda yaitu 22 tahun.

Kejadian bermula saat pesawat yang Ia tumpangi usai menyelesaikan syuting video klip untuk single terbarunya “Rock The Boat” yang diadakan di Pulau Abako (Bahama) mengalami kecelakaan dan menewaskan seluruh penumpang yang ada.

Laporan resmi mengungkapkan penyebab dari kecelakaan ini adalah kelebihan beban pada bagasi pesawat, namun banyak yang percaya bahwa kematian Aaliyah merupakan sebuah sabotase yang sengaja di lakukan oleh beberapa orang tertentu untuk membungkan mulut Wanita cantik ini.

Saat itu Aaliyah di ketahui tengah berusaha membongkar beberapa kasus pelecehan terhadap beberapa selebriti wanita lainya termasuk juga dirinya.

Tupac Shakur Tewas Misterius Saat Di Puncak Karir

Rapper bernama asli Tupac Amaru Shakur atau lebih dikenal dengan nama Tupac ini terlahir di New York AS, pada tanggal 16 Juni 1971. Merupakan Raaper tersukses di dunia yang telah berhasil menjual lebih dari 73 Juta kopi album dan tercacat dalam buku rekor dunia Guinness Book of World Records sebagai penjualan album rap terlaris di dunia.

Lagu ciptaan Tupac kebanyakan bercerita tentang kekerasan, rasisme dan masalah sosial. Namun pada tahun 1996 di tengah kesuksesan dari Album kelimanya “All Eyez on Me” kematian menyapa Tupac dengan cara yang sangat tragis, 13 September 1996 setelah berjuang selama 6 hari paska penembakan yang di alaminya di tempat parkir seusai menonton pertandingan tinju antara Mike Tyson vs Bruce Seldon di Las Vegas Nevada.

Tupac di tembak sebanyak 4 kali yang paha, panggul, tangan dan juga dadanya, luka tembak terakhir yang bersarang di dada ini lah yang menyebabkan Tupac tak bisa di selamatkan akibat komplikasi gagal paru dan jantung.

Peristiwa pembunuhan Tupac ini sering juga disebut sebagai konspirasi tinggkat tinggi yang melibatkan perseteruan antara geng Rapper wilayah pantai barat dan pantai timur.

Isu ini di perkuat dengan kematian Notorius B.I.G beberapa bulan berselang akibat sebuah penembakan brutal yang dialaminya yang di duga dilakukan sebagai balasan atas kematian Tupac.

Perseteruan yang sudah mendarah daging ini juga diangkat dalam sebuah film yang baru saja dirilis yaitu Straight Outta Compton (2015), sangking misteriusnya kematian Tupac bahkan pernah masuk dalam film dokumenter National Geographic berjudul “The ’90s: The Last Great Decade?”.

Heath Ledger Mati Misterius Saat Di Puncak Karir

Bagi kalian yang pernah menonton Film Batman ‘The Dark Knight’ arahan sutradara Christopher Nolan pada tahun 2008, kalian pasti akan sangat mengenal aktor pemeran tokoh antagonis Joker dalam film ini.

Aktor bernama lengkap Heathcliff Andrew Ledger ini lahir di Perth Australia pada 4 April 1979, dianggap sebagai aktor yang pailng sukses memerankan karakter Joker si badut pengidap skizofrenia akut yang bengis namun cerdik.

Demi mendalami peran ini menurut sang Ayah Kim Ledger, putranya sampai mengurung diri selama berbulan-bulan di kamar hotel demi bisa menghidupkan karakter Joker dalam dirinya, hal ini terbukti berhasil dengan aktingnya yang memukau dan telah berhasil membuat karakter rekaan dalam komik DC ini menjadi terlihat sangat hidup dan sukses menyabet penghargaan Oscar sebagai Best Suporting Aktor tahun 2008.

Namun justru karena sangat mendalami karakter Joker ini, aktor yang sedang mulai menanjak karirnya setelah sukses memerankan tokoh koboi gay dalam film besutan sutradara Ang Li berjudul “Brokeback Mountain” yang mengantarkanya meraih penghargaan “Best Actor of 2005” dalam ajang Golden Globe.

Ia ditemukan meninggal di apartemenya di daerah Soho, New York pada 22 Januari 2008, Jenazah Head di temukan pukul 3 sore diatas kasurnya beserta sejumlah obat tidur yang tergeletak di sampingnya.

Menurut hasil pemeriksaan dokter forensik Head di duga meninggal akibat efeka samping dari 6 macam obat yang di konsumsinya secara bersamaan, banyak isu yang beredar bahwa Head tak bisa melepaskan karakter joker dari dirinya hingga harus meminum banyak obat penenang agar terhindar dari depresi, Kematian misterius head ini juga diangkat dalam sebuah film dokumenter yang berjudul “Heath Ledger: Too Young To Die”.

Nike Ardila Meninggal Saat Di Puncak Karir

Penyanyi muda kelahiran Bandung 27 Desember 1979 ini sering disebut sebagai perpaduan dari Niki Astria, Meriam Belina, dan Cut Ira, yang pada masa itu merupakan tiga ikon dari Dunia Musik, Akting dan Model.

Ini cukup masuk akal karena semenjak awal kemunculanya Nike di dunia modeling, Ia telah meraih banyak peghargaan, mulai dari pemenang favorit Gadis Sampul 1990, dan beberapa penghargaan lainya, terutama Album “Bintang Kehidupan” yang dirilis pada tahun 1989 yang berhasil terjual sebanyak 2 juta kopi.

Sebuah angka penjualan Album musik yang sangat besar pada masa itu, karirnya di dunia akting juga tergolong lancar dengan Film maupun sinetronya yang selalu mendapatkan Box Office dan Ratting tertinggi, Namun karir dari mojang cantik asal Bandung ini tergolong singkat yaitu hanya 6 tahun (1988 – 1995).

Karir Nike harus berakhir pada 19 Maret 1995 setelah mobil Honda Civic berplat D 27 Ak yang dia kendarai menabrak pagar beton dan bak sampah yang ada di jalan R.E. Martadinata pada pukul 06.15.

Saat dia berusaha menghindari sebuah mobil Taft yang muncul tiba-tiba saat Nike sedang berusaha mendahului mobil didepanya yang melaju lambat. kejadian ini terjadi sepulangnya Nike dari diskotik Apolo seusai menonton pertunjukan salah satu kawannya.

Nike tewas akibat luka memar yang ada di dada dan kepalanya akibat benturan keras saat kecelakaan karena Nike tidak mengenakan sabuk pengaman, menurut laporan Polisi tes yang dilakukan pada darah Nike tidak menunjukkan adanya kandungan Alkohol.

Ini memunculkan kecurigaan bahwa kematian Nike ada hubunganya dengan kisah cinta segitiganya dengan Eno Sigit cucu mantan Penguasa Orde baru dan seorang perwira muda, dugaan ini muncul karena saat kejadian banyak saksi yang mengatakan bahwa mobil yang di kendarai Nike di pepet oleh sebuah mobil berwarna merah yang di kendarai oleh dua orang berpotongan cepak, tapi sampai saat ini kebenaran tentang hal itu masih menjadi misteri yang tak terpecahkan.

Kematian Nike tidak membuat sinar kebintanganya memudar tapi justru kian terang, ini dibuktikan dengan masih banyaknya fans Nike Ardila sampai saat ini masih setia berkumpul pada tanggal 19 Maret dan 27 Desember untuk berziarah di makamnya dan mengenang sang Idola, bahkan majalah Asian Week menafsirkan kematian Nike dalam sebuah kalimat satir “In Dead She Soared” atau dalam bahasa Indonesia berarti “Dalam Kematian Dia Bersinar”.

Kurt Cobain Tewas Misterius Saat Di Puncak Karir

Pentolan dari grub Band Nirvana ini meninggal dengan cara yang tragis di sebuah ruangan diatas garasi rumahnya di Lake Washington, Seatle. Mayatnya ditemukan oleh Garry Smith pada tanggal 8 April 1994 seorang petugas listrik yang datang untuk memasang lampu keamanan.

Jasad Kobain di temukan terbaring sambil memegang senapan yang telah melubangi kepalanya, di duga kurt Cobain bunuh diri akibat depresi setelah sakit perut parah yang dialaminya saat tur konser Nirvana pada tahun 1991 dan juga ketergantunganya pada heroin.

Di tambah lagi dengan penolakan komunitas Grunge terhadap dirinya semenjak Nirvana mulai terkenal dan memasuki Industri musik komersil, komunitas ini sendiri bagi Kurt merupakan rumahnya setelah dirinya tidak pernah mendapatkan kasih sayang yang lengkap dari kedua orang tuanya semasa kanak-kanak.

Hal ini pula yang di tengarai menjadi penyebab sakit perut misterius yang dialami Kurt, hal ini juga yang membuat Kurt harus vakum dari dunia musik untuk menjalani rehabilitasi akibat kecanduan heroin yang kian parah.

Tak tahan di tempatkan di rehabilitasi kurt kabur dengan memanjat tembok pada tanggal 1 April dan menghilang sampai akhirnya di temukan 4 hari setelah kematianya yang diperkirakan terjadi pada tanggl 5 April 1994, menurut laporan polisi kadar heroin yang terkandung dalam darahnya saat itu mencapai 1,52 milligram per liter.

Hal ini justru memicu kecurigaan banyak orang bahwa Kurt tidak meninggal akibat bunuh diri, terlebih lagi detektif swasta yang di sewa oleh Istri dari Kurt bernama Tom Grant.

Dengan kadar heroin sebesar itu Kurt tak mungkin mengangkat senapan dan memasukan ke mulut kemudian menarik pelatuknya. Kabar yang lebih mengejutkan datang dari pemimpin band The Mentor, El duce yang berujar bahwa ia mengaku kalau Istri Kurt pernah menawarinya uang sebesar $50 ribu jika Ia mau membunuh Kurt.

Setelah memberikan pernyataan seperti itu El Duce meninggal secara misterius beberapa hari kemudian. Segala dugaan tentang misteri kematian Kurt ini, hanya bisa di jawab oleh surat kematian yang tersimpan di saku celana jeans yang di pakai Kurt saat kematianya, berikut ini adalah kutipan suratnya :

Untuk Boddah

Karena ditulis oleh seorang tolol kelas berat yang jelas-jelas lebih pantas menjadi seorang pengeluh yang lemah dan kekanak-kanakan. Surat ini seharusnya mudah dimengerti. Semua peringatan dari pelajaran-pelajaran punk rock selama bertahun-tahun.

Setelah perkenalan pertamaku dengan mu, mungkin bisa dibilang, nilai-nilai yang terikat dengan kebebasan dan keberadaan komunitas kita ternyata terbukti sangat tepat. Sudah terlalu lama aku tidak lagi merasakan kesenangan dalam mendengarkan dan juga menciptakan lagu sama halnya seperti ketika aku membaca dan menulis.

Tak bisa dilukiskan lagi betapa merasa bersalahnya aku atas hal-hal tersebut. Contohnya, sewaktu kita bersiap berada di belakang panggung dan lampu-lampu mulai dipadamkan dan penonton mulai berteriak histeris, hal itu tidak mempengaruhiku,

layaknya Freddie Mercury, yang tampaknya menyukai, menikmati cinta dan pemujaan penonton. Sesuatu yang membuatku benar-benar kagum dan iri. Masalahnya, aku tak bisa membohongi kalian. semuanya sama saja. Itu tidak adil bagiku ataupun kalian.

Kejahatan terbesar yang pernah kulakukan adalah menipu kalian dengan memalsukan kenyataan dan berpura-pura bahwa aku 100 persen menikmati saat-saat diatas panggung. Kadang aku merasa bahwa aku harus dipaksa untuk naik ke panggung.

Dan aku sudah mencoba sekuat tenaga untuk menghargai paksaan itu, sungguh, Tuhan percayalah kalau aku sungguh-sungguh melakukan itu, tapi ternyata itu tidak cukup. Aku menerima kenyataan bahwa aku dan kami telah mempengaruhi dan menghibur banyak orang.

Tapi, aku hanya seorang narsis yang hanya menghargai sesuatu jika sesuatu itu sudah tidak ada lagi. Aku terlalu peka. Aku butuh sedikit rasa untuk bisa merasakan kembali kesenangan yang kupunya ketika kecil.

Dalam tiga tur terakhir kami, aku mempunyai penghargaan yang lebih baik terhadap orang-orang. Terlalu cintanya itu membuatku merasa sangat sedih. Aku adalah Jesus man, seorang pisces yang lemah, peka, tidak tahu terima kasih, dan sedih. Kenapa kamu nggak menikmatinya saja? Nggak tahu.

Aku punya istri yang bagaikan dewi yang berkeringat ambisi dan empati dan seorang putri yang mengingatkanku akan diriku sendiri di masa lalu. Penuh cinta dan selalu gembira, mencium siapa saja yang dia ditemui karena menurutnya semua orang baik dan tidak akan menyakitinya.

Itu membuatku ketakutan sampai-sampai aku tidak bisa melakukan apa-apa. Aku tidak bisa membayangkan Frances tumbuh menjadi roker busuk yang suka menghancurkan diri sendiri dan menyedihkan seperti aku sekarang.

Aku bisa menerimanya dengan baik, sangat baik, dan aku bersyukur, tapi aku telah mulai membenci semua orang sejak aku berumur tujuh tahun. Hanya karena mereka terlihat begitu mudah bergaul, dan berempati. Empati! kupikir itu disebabkan karena cinta dan perasaanku yang terlalu besar pada orang-orang.

Dari dasar perut mualku yang serasa terbakar, aku ucapkan terima kasih atas surat dan perhatian kalian selama ini. Aku hanyalah seorang anak yang angin-anginan dan plin-plan! Sudah tidak ada semangat yang tersisa dalam diriku. Jadi ingatlah, lebih baik terbakar habis, daripada memudar.

Loading...
loading...
Comments
To Top