Indonesia

Asal-Usul Nama Lanud Soewondo Medan

Ngetikngetik.com, Medan – Nama Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo, Polonia, Medan, kembali menjadi perhatian internasional.

Perhatian ini disebabkan, setelah jatuhnya pesawat Hercules C-130 di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan, Selasa (30/6/2015) kemarin.

Pesawat yang dipiloti (alm) Kapten Sandi Permana itu jatuh tak lama setelah take off dari Lanud Soewondo.

Rencananya pesawat itu akan terbang menuju Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (Kepri), namun tiba pilot meminta izin rune to base (RTB). Namun pesawat tak mampu kembali ke Lanud Soewondo dan jatuh.

Semua aktivitas pemulangan jenazah juga dilakukan dari Lanud ini.

Tapi adakah yang tahu siapa Soewondo, sehingga dijadikan nama pangkalan udara di Medan? Soewondo atau tepatnya Letnan Udara II Soewondo adalah pilot pesawat Mustang AURI yang tewas setelah pesawatnya ditembak jatuh pasukan pemberontak PRRI pimpinan Letkol Nainggolan pada 1957.

Seperti dikutip dari lanudswo, Kamis (2/7/2015), Lanud Medan mendapat serangan dari pasukan PRRI pimpinan Letkol Nainggolan.

Namun pasukan pemberontak tak berhasil merebut pangkalan udara, karena perlawanan sengit pasukan pengaman pangkalan.

Tembakan lengkung mortir juga tak berhasil merusak landasan. Sementara satu mortir yang jatuh di sebelah gudang senjata tak meledak.

Tak cuma itu, sebelum serangan terjadi, seluruh pesawat tempur telah diterbangkan keluar Kota Medan.

Keesokan paginya, serangan balasan dilakukan AURI dengan membombardir markas Letkol Nainggolan di Stasiun pemancar RRI Jalan Medan-Binjai.

Dengan tiga pesawat Mustang yang salah satu penerbangnya adalah Letnan Udara II Soewondo, AURI berhasil memaksa mundur pasukan Letkol Nainggolan.

Pasukan PRRI ini kemudian lari ke Tapanuli, bergabung dengan pasukan PRRI dari Sumatera Barat pimpinan Kolonel Ahmad Husein.

Setelah kembali ke Lanud Medan, siangnya Letnan Udara II Soewondo kembali melakukan pengejaran dari udara.

Nahas, karena terbang terlalu rendah pesawatnya tertembak oleh anak buah Letkol Nainggolan di Desa Tangga Batu Tapanuli Utara. Letnan Udara II Soewondo gugur.

Sebelum jenazah dijemput oleh anggota AURI dari Lanud Medan, anak buah Letkol Nainggolan menyempatkan melakukan penghormatan militer kepada almarhum Soewondo.

Untuk mengenang jasa almarhum Letnan Udara II Suwondo, namanya kemudian diabadikan menjadi nama Lanud Medan, Lanud Soewondo.

Loading...
loading...
To Top