Ekonomi

Apa itu Asuransi Mobil All Risk dan TLO?

Ngetikngetik.com – Membeli sebuah mobil dan menggunakannya memang akan sangat membantu terlebih untuk kita yang dituntut untuk selalu mobile dan selalu aktif dalam bisnis maupun pekerjaan kita. Untuk itulah, adanya sebuah kendaraan bermotor seperti mobil akan sangat membantu.

Untuk itulah mengapa adanya mobil sangat diperlukan bagi banyak orang. Jika kita baru saja membeli sebuah mobil, jangan lupa untuk memberikan proteksi atau perlindungan dengan asuransi mobil yang tepat.

Adanya asuransi mobil akan membantu kita dalam memberikan perlindungan dari resiko-resiko yang dapat terjadi kapan pun dan dimana pun yang mengakibatkan kerusakan ringan, sedang, maupun berat pada mobil kita yang pastinya akan memerlukan perawatan khusus dan mengahruskan kita menanggung biaya yang cukup menguras kantong. Untuk itulah mengapa kita perlu memberikan proteksi yang tepat untuk mobil kita.

Mencari asuransi mobil yang sesuai memang bukan hal yang mudah. Kita juga perlu mengetahui beberapa jenis asuransi mobil yang bisa dipilih.

Secara umum, ada dua jenis asuransi yang bisa kita pilih untuk memberikan perlindungan pada mobil atau kendaraan bermotor kita, yaitu asuransi all risk dan TLO. Pertama, jenis asuransi all risk. Jenis asuransi ini jika diartikan dalam bahasa Indonesia merupakan jenis asuransi segala resiko.

Dengan asuransi ini, maka semua jenis resiko akan ditanggung oleh asuransi, baik itu jenis kerusakan ringan, sedang, maupun besar bahkan untuk resiko kehilangan sekalipun. Bahkan untuk sekedar gores sedikit pada mobil, asuransi akan menanggungnya. Namun, tentu saja, jenis asuransi all risk ini memerlukan pembiayaan yang cukup mahal jika dibandingkan dengan jenis asuransi TLO.

Jenis asuransi mobil TLO atau Total Loss Only ialah jenis asuransi kendaraan bermotor yang hanya menanggung pada resiko kehilangan total termasuk untuk kerusakan besar yang terjadi di atas 75%. Bagaimana jika kerusakan yang terjadi kurang dari 75% maka, kita tidak akan menerima ganti rugi.

Namun, asuransi jenis ini tentunya memerlukan premi atau pembiayaan yang lebih rendah jika dibandingkan dengan jenis all risk. Kita perlu bijak dalam menentukan hal ini dengan menyesuaikan terhadap kebutuhan, misalnya dengan mempertimbangkan kondisi mobil dan jenisnya.

Loading...
loading...
Comments
To Top