Muda

5 Bocah Jenius Kuliah di kampus Dunia, Salah Satunya dari Indonesia

Ngetikngetik.com – Seseorang pada umumnya masuk kuliah usai menamatkan Sekolah Dasar selama 6 tahun, Sekolah Menengah Pertama (SMP) 3 tahun, dan Sekolah Mengah Atas (SMA) 3 tahun. Aturan bakunya adalah 12 tahun terhitung masuk SD di usia 6 atau 7 tahun.

Lamanya studi sampai jenjang kuliah tampak tidak berlaku bagi deretan bocah berikut. Mereka dilimpahkan anugerah kecerdasan luar biasa. Sanggup menjadi ahli fisika, matematika, dan bidang pelajaran terbilang sulit lainnya.

Diberitakan lewat pelbagai sumber, mulai dari yang usia delapan tahun di tahun, yakni Michael Kearney (1984), hingga terbaru adalah Jeremy Shuler dan Cendikiawan Suryaatmadja (Indonesia). Dua bocah berusia 12 ini mencengangkan dunia perkuliahan karena kepintarannya menembus kampus papan atas dunia.

Berikut ulasannya:

1.Anak tukang bersih kakus di India ini kuliah S-3 di usia 15 tahun

Sushma Verma, gadis 15 tahun asal India ini menyelesaikan studi pasca sarjananya dan tengah melanjutkan studi S-3 nya. Sushma yang kini sedang melakukan penelitian bidang mikrobiologi lingkungan di Universitas Babasaheb Bhimrao Ambedkar.

Prestasi gemilangnya tidak sebatas menyelesaikan studi pasca sarjananya dengan cepat namun juga dengan hasil terbaik.

Kepala Dekan jurusan mikrobiologi lingkungan, tempat Sushma menimba ilmu mengatakan ada tujuh kursi yang diberikan untuk siswa berprestasi. Dari tujuh kursi tersebut, empat sudah terisi, salah satunya oleh gadis ini.

“Kami pasti memberikan tempat khusus padanya (Sushma) mengingat prestasi gemilang di usia yang sangat belia,” ucap Wakil Rektor Profesor RC Sobtiseperti dikutip Times of India, Jumat, (24/7).

Profesor tersebut juga mengatakan dirinya akan terus mendukung studi Sushma, salah satunya dengan memberikan gadis itu beasiswa.

“Kita harus mendukung kiprahnya, dan memasukkan dirinya dalam kategori khusus, seperti memberinya tempat tinggal dan juga beasiswa,” lanjutnya.

Ayah Sushma, Tej Bahadur merupakan petugas bersih-bersih WC di kampusnya. Sedangkan ibu Sushma, Chaya Devi hanya ibu rumah tangga.

Sushma yang baru berumur lima tahun diketahui sudah terdaftar kelas IX di Sekolah St Meera’s Inter-College, berkat kecerdasaannya yang dinilai sudah sepantar dengan murid normal di kelas yang sama.

‘Limca Book of Records’ memberinya penghargaan karena bisa menyelesaikan studi di kelas X nya hanya dalam waktu tiga bulan. Bahkan saat 13 tahun, Sishma berhasil menyelesaikan studi sarjananya.

2.Bocah 12 tahun ini jadi mahasiswa termuda ngaku doyan matematika

Jeremy Shuler mulai membaca buku berbahasa Inggris dan Korea di umur yang baru menginjak 2 tahun. Dia juga mempelajari kalkulus pada usia 6 tahun dan di usianya yang ke 10, Shuler siap untuk unjuk gigi dalam studi college.

Jeremy memang bukan anak biasa, dia terlahir dari pasangan bergelar doktor bidang ruang angkasa. Jeremy dididik secara tidak biasa. Orantuanya menyekolahkannya di rumah dan pindah ke New York guna mnunjang pendidikan lebih baik lagi.

Seperti diberitakan Associated Press, novel berat seperti “The Lord of the Rings” dan buku teori Matematika dilahap pada usia 5 tahun.

Keluarganya yang juga memperhatikan lingkungan main anak seusianya terkadang cemas akan cara bersosialisasi Jeremy, namun tampaknya bocah pintar ini lebih memilih matematika menjadi ‘sahabat’. Walau demikian, dia tidak melupakan cara bergaul dengan anak sepantaran dengan juga membicarakan hobi yang sama, seperti dikutip dari laman Canada Journal, Minggu (4/9).

Saat masuk jenjang perkuliahan, hari pertamanya di Universitas Cornell diakuinya sangat gugup. Namun ke depan dia justru merasa bersemangat walau menjadi mahasiswa termuda.

Pages: 1 2

Loading...
loading...
Comments
To Top